Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pelajari Teknik Trading Cut Loss Dan Take Profit

Setelah mengenal petunjuk singkat dan sederhana tentang trading di postingan sebelumnya, maka pada postingan kali ini, kita akan belajar mengenai aturan Take Profit dan Cut Loss.

trading-take-profit

Sebagai trader, jangan membiarkan saham kita turun secara berlarut-larut alias lebih baik cepat lari jika harga saham turun. Demikian juga jangan terlalu mengharap harga naik dengan signifikan pada waktu keadaan Bearish. Jadi, janganlah menentukan target profit yang terlalu tinggi. Demikian juga target cut loss harus dibuat secara ketat.

Selalu usahakan sebelum melakukan transaksi menentukan di harga berapa akan kita masuk, di harga berapa berapa akan kita take profit dan di harga berapa kita akan "cut loss" jika ternyata harga melawan keinginan kita

Jangan sekali-kali melakukan transaksi sebelum melakukan membuat perencanaan seperti tersebut di atas. Ini penting untuk mengendalikan emosi kita. Disiplinlah terhadap yang kita rencanakan tersebut. Jadi misalnya kita merencanakan untuk take profit di 15% dan cut loss 5% dan ternyata harga turun 5%, segera lakukan cut loss.

Usahakan target take profit selalu lebih tinggi dari target cut loss. Contoh target take profit 15% maka kita bikin target cut loss misalnya 5%. Usahakan Ratio Taket profit dibanding cut loss selalu lebih besar dari satu. Alangkah baiknya minimum 3:1

Dengan rasio semacam itu maka jika kita rugi 3 x dan untung hanya 1 x maka kita masih bisa mencapai impas. Jika kita rugi 2 x dan untung 1 x maka sudah pasti kita untung.

Cut loss selalu dilakukan dari harga beli. Jika target profit kita telah tercapai dan kita masih ingin melanjutkan profit kita maka itu boleh dilaksanakan akan tetapi kita harus melindungi profit yang telah kita capai

Contoh: Target profit 15% telah tercapai dan masih ingin profit yamg lebih tinggi maka cut loss yang tadinya ditempatkan 5% dari harga beli maka kita pindahkan letaknya menjadi 5% dibawah 15%. Dan kalau ternyata harga turun lagi dan posisi CL yang baru tersentuh maka kita jual. Kita masih tetap untung 10% kalau harga turun.

Jika kita menempatkan diri sebagai trader saya tetap menyarankan melakukan cut loss dan tidak menyarankan melakukan "average down". Saya hanya menyarankan dan tidak melarang karena keputusan ditangan masing-masing. Akan tetapi para Guru Trader terkemuka di dunia mengatakan bahwa jika trader melakukan "average down" maka dia melakukan dosa trader yang tak berampun. Aturan baku bagi trader adalah "cut your loss soon and let your profit run".